Title : Exzmple Love or not easy of love
Genre : Romance, Sad, etc …
Type : TwoShot .
Author : Alysha @My fanfictions zone
Genre : Romance, Sad, etc …
Type : TwoShot .
Author : Alysha @My fanfictions zone
Rating : Teenage | Remaja
Cast :
You as Kim Eun Ri
Lee Donghae (Super Junior)
Song Min Jae
Jessica Jung (Girls Generation)
Keesokkan harinya ....................
Pagi-pagi aku, appa, dan amma makan bersama tanpa adanya kehadiran Donghae oppa . “Eun Ri, makan sarapanmu “ kata amma . “ ne, amma “ kataku berusaha memaksakkan memakan sarapan walau sebenarnya aku tidak nafsu . “ appa tau kau ingin bertemu dengannya sekarang, kenapa kau tidak mencarinya ? appa dan amma akan mendukungmu” kata appa . Aku tersenyum mendengarnya dan
bergegas pergi menggunakan mobilku . Aku tidak tau kemana aku harus mencari Donghae oppa, tapi aku yakin dia disana ........ Dipantai itu, di daerah Busam, dimana tempat biasanya dia menenangkan diri .
Sesampainya disana .....
Aku berlari mencari keberadaannya . Perasaanku mengatakan bahwa dia tidak jauh dari sini . Dan benar saja Donghae oppa sedang duduk dihamparan pasir sambil melamun sendiri . Aku berlari menghampirinya . “ Oppa ” teriakku . Lalu dia menatapku dengan tatapan kosong . “ waeyo ? kenapa kau mencariku “ katanya . “ huuuuh, kau ini “ kataku dan ‘ PLETAKK ‘ aku menjitak kepalanya . “ Aww, sakit “ kata Donghae oppa sambil memegangi kepalanya . “itu balasan karena oppa main kabur dari rumah tanpa izin” kataku . Dia hanya tersenyum melihatku dan berdiri mendekatiku . Lalu Donghae oppa memelukku . “ mian, jeongmal mianhae Eun Ri “ kata Donghae oppa yang masih memelukku . Aku membalas pelukkannya . “ oppa “ kataku sambil terisak . Entah mengapa aku mulai menangis . “ mianhae “ katanya dan merenggangkan pelukkannya lalu menghapus air mataku dan dia memelukku lagi . Pelukkan hangat dari dirinya ........... Haaah, aku kangen dengan suasana seperti ini .
Beberapa hari kemudian setelah kejadian itu, Donghae oppa sekarang sudah berkumpul lagi dirumah bersama aku,amma dan appa . Dan kami berkumpul kembali layaknya keluarga .
Dan sekarang, aku sedang berada dikampus, setelah selesai mengikuti mata pelajaran aku disuruh menunggunya, Donghae oppa . Sambil menunggunya datang aku mengitari kampus dahulu, dan menuju kebelakang taman kampus sambil membawa buku-bukuku . Tapi, tiba-tiba aku melihat seseorang yang aku kenal ya, itu adalah Donghae oppa dan seorang yeoja, ah, yeoja itu adalah jessica eonni .! sepertinya mereka sedang membicarakan sesuatu . “ oppa, aku, aku sangat mencintaimu saranghae “ kata Jessica . “ mwo ? apa maksudmu ? “ kata Donghae . “ iya, aku mencintaimu dan ,,,, terima kasih juga untuk kalung yang kau berikan untukku saat ulang tahunku kemarin “ kata Jessica . ‘deg deg’, jantungku rasanya seperti berhenti berdetak mendengar percakapan itu . Jadi..... selama ini yeoja yang disukai oppa adalah Jessica ?! . Akupun bergegas ingin pergi tapi malah menabrak seseorang aduuh ‘sial’ . “ mianhae “ kataku dan langsung berlari pergi .
Eun Ri P.O.V End
Lee Donghae (Super Junior)
Song Min Jae
Jessica Jung (Girls Generation)
Keesokkan harinya ....................
Pagi-pagi aku, appa, dan amma makan bersama tanpa adanya kehadiran Donghae oppa . “Eun Ri, makan sarapanmu “ kata amma . “ ne, amma “ kataku berusaha memaksakkan memakan sarapan walau sebenarnya aku tidak nafsu . “ appa tau kau ingin bertemu dengannya sekarang, kenapa kau tidak mencarinya ? appa dan amma akan mendukungmu” kata appa . Aku tersenyum mendengarnya dan
bergegas pergi menggunakan mobilku . Aku tidak tau kemana aku harus mencari Donghae oppa, tapi aku yakin dia disana ........ Dipantai itu, di daerah Busam, dimana tempat biasanya dia menenangkan diri .
Sesampainya disana .....
Aku berlari mencari keberadaannya . Perasaanku mengatakan bahwa dia tidak jauh dari sini . Dan benar saja Donghae oppa sedang duduk dihamparan pasir sambil melamun sendiri . Aku berlari menghampirinya . “ Oppa ” teriakku . Lalu dia menatapku dengan tatapan kosong . “ waeyo ? kenapa kau mencariku “ katanya . “ huuuuh, kau ini “ kataku dan ‘ PLETAKK ‘ aku menjitak kepalanya . “ Aww, sakit “ kata Donghae oppa sambil memegangi kepalanya . “itu balasan karena oppa main kabur dari rumah tanpa izin” kataku . Dia hanya tersenyum melihatku dan berdiri mendekatiku . Lalu Donghae oppa memelukku . “ mian, jeongmal mianhae Eun Ri “ kata Donghae oppa yang masih memelukku . Aku membalas pelukkannya . “ oppa “ kataku sambil terisak . Entah mengapa aku mulai menangis . “ mianhae “ katanya dan merenggangkan pelukkannya lalu menghapus air mataku dan dia memelukku lagi . Pelukkan hangat dari dirinya ........... Haaah, aku kangen dengan suasana seperti ini .
Beberapa hari kemudian setelah kejadian itu, Donghae oppa sekarang sudah berkumpul lagi dirumah bersama aku,amma dan appa . Dan kami berkumpul kembali layaknya keluarga .
Dan sekarang, aku sedang berada dikampus, setelah selesai mengikuti mata pelajaran aku disuruh menunggunya, Donghae oppa . Sambil menunggunya datang aku mengitari kampus dahulu, dan menuju kebelakang taman kampus sambil membawa buku-bukuku . Tapi, tiba-tiba aku melihat seseorang yang aku kenal ya, itu adalah Donghae oppa dan seorang yeoja, ah, yeoja itu adalah jessica eonni .! sepertinya mereka sedang membicarakan sesuatu . “ oppa, aku, aku sangat mencintaimu saranghae “ kata Jessica . “ mwo ? apa maksudmu ? “ kata Donghae . “ iya, aku mencintaimu dan ,,,, terima kasih juga untuk kalung yang kau berikan untukku saat ulang tahunku kemarin “ kata Jessica . ‘deg deg’, jantungku rasanya seperti berhenti berdetak mendengar percakapan itu . Jadi..... selama ini yeoja yang disukai oppa adalah Jessica ?! . Akupun bergegas ingin pergi tapi malah menabrak seseorang aduuh ‘sial’ . “ mianhae “ kataku dan langsung berlari pergi .
Eun Ri P.O.V End
Donghae P.O.V
Jessica mengajakku untuk ketaman belakang kampus, tapi aku tidak tau dia mau bilang apa . Dan akupun pergi menuju taman . Dan disana ada Jessica. “ jessica waeyo?” kataku. . “ oppa, aku, aku sangat mencintaimu saranghae “ kata Jessica . “ mwo ? apa maksudmu ? “ kataku tidak mengerti . “ iya, aku mencintaimu dan ,,,, terima kasih juga untuk kalung yang kau berikan untukku saat ulang tahunku kemarin “ kata Jessica .Kalung ?! tapi, itu kan hanya hadiah bukan spesial ?! batinku . “ kalung ?” kataku . “ ne “ katanya . “ aku memberikan kau kalung bukan karena aku menyukaimu Jessica ! “ kataku .” tapi oppa “ katanya . “ kau salah paham ! “ kataku . Tiba-tiba terdengar suara ‘ bruuk’ , aku melihat kearah suara itu . “ mianhae “ katanya, ah itu Eun Ri ! dia langsung berlari pergi . Aku yang melihatnya, langsung mengejarnya . “ Eun Ri, tunggu ............ “ aku meneriakkan namanya, sampai akhirnya aku dapat mengejarnya dan menahan dirinya . “ Eun Ri, tunggu kenapa kau malah lari ? “ kataku . “ oppa, “ katanya sambil menghapus air matanya yang mengalir . “ mianhae, aku tadi mengganggumu, hmm, jeongmal mianhamnida, dan chukkae oppa, sepertinya kau akan mempunyai yeojachingu dan jangan lupa ya, tarktirannya, pajak jadian hehhe” katanya berusaha menutupi kesedihannya . “Eun Ri, kau salah , sebenarnya “ kataku belum selesai tapi dia sudah memotongnya . “ya sudah oppa. Aku duluan karena sekarang ada janji dengan Min Jae bye.... “ kata Eun Ri . “Eun Ri, tunggu” kataku tapi dia sudah naik ke mobil Min Jae yang kebetulan lewat didepannya . ‘ Haaakkhh, gara-gara yeoja itu, Eun Ri jadi salah paham kan ?’ aku hanya mengacak-ngacak rambutku .
Donghae P.O.V End
Eun Ri P.O.V End
Akupun masuk kedalam mobil Min Jae, aku tau pasti Min Jae bingung dengan tingkahku barusan yang tiba-tiba masuk kedalam mobilnya sambil terisak pula ! . “Eun Ri, waeyo ?“ katanya . “ Min Jae, apa boleh aku ikut pulang kerumahmu ? “ kataku sambil terisak . “ne, tapi kenapa kau menangis tersedu-sedu seperti ini” kata Min Jae sambil menyetir mobil . “nanti kuceritakan dirumahmu” kataku .
Sesampainya dirumah Min Jae,
“kau kenapa seperti ini Eun Ri, ayo ceritakan , akukan juga sahabatmu” katanya . Dan akupun menceritakan semuanya kepada Min jae, saat-saat bersama Donghae oppa, status Donghae oppa dikeluargaku dan sampai kejadian tadi ditaman belakang kampus . Aku meluapkannya, menceritakannya didalam isakkan tangisku . Aku tahu bahwa Min Jae orang yang akan menjaga aman rahasia . Aku sudah mengenalnya dari dulu . “mwo? Jadi kau ?” kata Min Jae, “ ne, maybe, tapi aku bingung dengan perasaanku sekarang Min Jae “ rengekku . “ahh, kau ini polos dan lugu sekali ya Eun Ri?” katanya sambil terkekeh . “hah? Apa maksudmu aku polos dan lugu?” , “ iya, kau itu polos sekali, apakah kau baru merasakan jatuh cinta? ” , “apa ? mana mungkin sih ?!” , “ aku tau Eun Ri, kau belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta,dan sekaranglah kau baru merasakan jatuh cinta, menurutku itu wajar-wajar saja” , “ tapi Min Jae, gak wajar kalau suka sama oppa kita sendiri kan ?!” , “kau ini, pura-pura babo apa memang benar-benar phabo ?” , “apa maksudmu Min Jae” , “ ihhh, aku gemas denganmu ! kan tadi kau bilang sendiri bahwa kau dan Donghae oppa itu kan bukan saudara kandung ! dan wajar saja kau bisa jatuh cinta kepadanya karena, kan kalian dari kecil sampai sekarang selalu bersama !” kata Min Jae . “benar juga ya ?” kataku . “aishh, kau ini ! tidak tahu sama sekali yang namanya cinta !” kata Min Jae . “mianhae, kan baru pertama kali, first gitu . Tapi bagaimana dengan si Jessica itu ?” kataku . “haah, apa susahnya sih tinggal bilang perasaanmu yang sesungguhnya ke Donghae oppa” , “ tapi, tidak segampang itu Min Jae-ah “ , “ Haah, daripada kau menyesal nantinya, aduh kau ini ayolah Fighting !” kata Min Jae . Aku hanya tersenyum . “hmm, tapi ......... sekarang aku harus bagaimana ?” kataku bingung harus melakukan apa . “ aish, sekarang kau pulang dan selesaikan semuanya dengan Donghae oppa, agar kau tau bagaimana perasaanmu dan dia “ kata Min Jae . “ gomawoyo atas semuanya Min Jae, aku pulang dulu ya? “ kataku pamit . “ mau kuantar ? “ kata Min Jae . “ Aniyo “ kataku . “ne, hati-hati dijalan ya, dan aku akan selalu mendukungmu Eun Ri “ katanya . Aku hanya tersenyum dan pergi meninggalkannya .
Eun Ri P.O.V. End
Donghae P.O.V.
Kemana sih perginya Eun Ri ? aku khawatir, kenapa sekarang dia belum pulang-pulang juga ? katanya ada janji dengan Min Jae tapi kenapa lama sekali . Apalagi, sekarang hujan turun dengan deras . Aku tidak bisa tenang memikirkannya . Aku kan juga ingin menjelaskan semuanya, bahwa kalung itu bukan dariku tapi dari Dong Joon tapi gara-gara Dong Joon menyuruhku memberikkannya ke Jessica, semuanya jadi salah paham beginikan ?! Akhh, awas kau Dong Joon !
Aku mondar-mandir didalam kamar menunggu kapan Eun Ri datang, sambil memegang kotak kecil berwarna sapphire blue yang berisi kalung untuk Eun Ri . Yang tadinya ingin kuberikan kepadanya, eh tapi dia malah pergi . Daripada mondar-mandir aku susul saja dia ke rumah Min Jae . Lalu aku turun kebawah bergegas pergi menuju rumah Min Jae . Tapi, saat aku ingin membuka pintu, tiba-tiba saja sudah ada orang yang terlebih dahulu membukanya . ‘CKLEK’ pintu pun terbuka dan betapa terkejutnya aku melihat Eun Ri datang dengan basah kuyup dan menggigil karena kehujanan . “ oppa “ katanya lemah . Dan tiba-tiba dia terjatuh begitu saja, untungnya aku langsung menahan tubuhnya yang ingin terjatuh . “ Ahjumma “ panggilku . “ ne, ada apa tuan muda, tolong ambilkan air dingin dan kompres dan juga handuk, lalu bantu Eun Ri menggantikan pakaiannya ya ahjumma “ kataku . Dan aku langsung menggendong Eun Ri menuju ke kamarnya .
Di kamarnya,, Ahjumma telah menggantikan pakaian Eun Ri yang basah dengan yang baru . Karena mana mungkin aku yang menggantikannya karena aku ini kan seorang laki-laki . “ sudah tuan muda” kata ahjumma . Aku langsung masuk kamar Eun Ri . Terlihat Eun Ri masih belum sadar . Aku memegang kepalanya dan dapat kurasakan panas tubuhnya menaik . Lalu aku mengkompres kepalanya . ‘Ya Tuhan semoga Eun Ri bisa cepat sadar dan panasnya menurun‘ . Aku hanya menggenggam tangannya . Sampai akhirnya aku terlelap tidur disampingnya .
“ oppa “ kata seseorang dengan keras dan aku langsung tersadar dari tidurku .”ahh, Eun Ri “ kataku . Aku melihatnya, ternyata dia hanya mengigau . Aku tersenyum dan lalu mengusap-ngusap kepalanya dengan lembut agar dia bisa kembali tertidur dengan nyenyak .
Keesokkan paginya . . . .
“oppa” kata seseorang dan aku tau pasti itu suara Eun Ri . Akupun bangun dari tidurku . “akh, Eun Ri kau sudah bangun” kataku . “ne” katanya dengan suara agak parau . Lalu aku menempelkan dahiku ke dahinya . “ Eun Ri, sepertinya panasmu sudah turun” kataku . “ o. oppa “ katanya yang terdengar terbata-bata . Lalu aku menjauhkan dahiku dari dahinya, terlihat wajahnya yang bersemu merah aku suka melihatnya, menurutku dia terlihat lebih manis. “ hmm, appa dan amma kemana?” kata Eun Ri . “ oh, mereka pergi ke Jeju untuk urusan bisnis mereka “ . Eun Ri hanya mengangguk . “ Eun Ri, apa kau mau makan sekarang ? ” kataku . “ne” katanya . “ ya sudah, tunggu sebentar oppa ambilkan ya ? ” kataku dan bergegas pergi kedapur . Aku mengambilkannya bubur yang baru selesai dimasakkan oleh ahjumma . “ Nah, ayo kau harus makan Eun Ri “ kataku. Dia hanya diam mungkin karena kehujanan tadi malam jadi dia terlihat lemas . “Biar aku makan sendiri oppa “ katanya . “ Aniyo ! biar oppa yang menyuapimu, ! kau kan sedang sakit “ kataku menolak untuk dia memakannya sendiri . Dia hanya tersenyum . “ Ya sudah ,,, Aaaa “ katanya dengan mulut yang sudah terbuka . Akupun menyuapinya .
Donghae P.O.V End .
Eun Ri P.O.V.
Ya ampun, Donghae oppa menyuapiku makan . Aduh, jantungku malah berdetak tidak karuankan sekarang ! . “ oppa, aku sudah kenyang “ kataku . “ne” katanya dan berhenti menyuapiku . “ oppa, aku mau main sama oppa “ rengekku manja . “ main ? “ , “ ne “ , “ tapi kau kan belum sembuh “ , “ sudah kok, oppa ! “ , “ tapi, kamu mau main apa sih princess ? pasti kumatnya kambuh deh “ , “ hehe, yah, jalan-jalan gitu lho, tapi aku mau seharian ini main sama oppa berdua ! “ , “ ah, mau kemana sih chagi? “ , “ kemana saja yang seru, mau yah ? hehehe “ , “ hah, kau ini, selalu saja membuat oppa tidak bisa menolaknya “ , “ berarti oppa mau ya ? “ , “ ne, tapi kau mandi dulu, dan harus dandan yang cantik dan manis ya princess “ , “ Oke, oppa juga lho ! harus wangi ! “ , “ ne “ kata Donghae oppa sambil mencubit pipiku dengan gemas . “ Aww, oppa sakit “ kataku sambil cemberut . “ hehehe, habis kau bikin oppa gemas “ katanya dan sekarang dia malah mencubit hidungku . “ oppa “ kataku dan bersiap-siap melempar bantal kearahnya tapi dia sudah lari terlebih dahulu . Dasar Donghae oppa !
Eun Ri P.O.V End
Donghae P.O.V.
Apakah nanti adalah saat yang tepat untuk aku mengatakan semua kenyataan ini kepadanya ? Ya Tuhan, tolong bantu aku ……….. “ Haaah “ . Aku hanya mendesah .
Lalu akupun bergegas untuk mandi .
Donghae P.O.V End
Jessica mengajakku untuk ketaman belakang kampus, tapi aku tidak tau dia mau bilang apa . Dan akupun pergi menuju taman . Dan disana ada Jessica. “ jessica waeyo?” kataku. . “ oppa, aku, aku sangat mencintaimu saranghae “ kata Jessica . “ mwo ? apa maksudmu ? “ kataku tidak mengerti . “ iya, aku mencintaimu dan ,,,, terima kasih juga untuk kalung yang kau berikan untukku saat ulang tahunku kemarin “ kata Jessica .Kalung ?! tapi, itu kan hanya hadiah bukan spesial ?! batinku . “ kalung ?” kataku . “ ne “ katanya . “ aku memberikan kau kalung bukan karena aku menyukaimu Jessica ! “ kataku .” tapi oppa “ katanya . “ kau salah paham ! “ kataku . Tiba-tiba terdengar suara ‘ bruuk’ , aku melihat kearah suara itu . “ mianhae “ katanya, ah itu Eun Ri ! dia langsung berlari pergi . Aku yang melihatnya, langsung mengejarnya . “ Eun Ri, tunggu ............ “ aku meneriakkan namanya, sampai akhirnya aku dapat mengejarnya dan menahan dirinya . “ Eun Ri, tunggu kenapa kau malah lari ? “ kataku . “ oppa, “ katanya sambil menghapus air matanya yang mengalir . “ mianhae, aku tadi mengganggumu, hmm, jeongmal mianhamnida, dan chukkae oppa, sepertinya kau akan mempunyai yeojachingu dan jangan lupa ya, tarktirannya, pajak jadian hehhe” katanya berusaha menutupi kesedihannya . “Eun Ri, kau salah , sebenarnya “ kataku belum selesai tapi dia sudah memotongnya . “ya sudah oppa. Aku duluan karena sekarang ada janji dengan Min Jae bye.... “ kata Eun Ri . “Eun Ri, tunggu” kataku tapi dia sudah naik ke mobil Min Jae yang kebetulan lewat didepannya . ‘ Haaakkhh, gara-gara yeoja itu, Eun Ri jadi salah paham kan ?’ aku hanya mengacak-ngacak rambutku .
Donghae P.O.V End
Eun Ri P.O.V End
Akupun masuk kedalam mobil Min Jae, aku tau pasti Min Jae bingung dengan tingkahku barusan yang tiba-tiba masuk kedalam mobilnya sambil terisak pula ! . “Eun Ri, waeyo ?“ katanya . “ Min Jae, apa boleh aku ikut pulang kerumahmu ? “ kataku sambil terisak . “ne, tapi kenapa kau menangis tersedu-sedu seperti ini” kata Min Jae sambil menyetir mobil . “nanti kuceritakan dirumahmu” kataku .
Sesampainya dirumah Min Jae,
“kau kenapa seperti ini Eun Ri, ayo ceritakan , akukan juga sahabatmu” katanya . Dan akupun menceritakan semuanya kepada Min jae, saat-saat bersama Donghae oppa, status Donghae oppa dikeluargaku dan sampai kejadian tadi ditaman belakang kampus . Aku meluapkannya, menceritakannya didalam isakkan tangisku . Aku tahu bahwa Min Jae orang yang akan menjaga aman rahasia . Aku sudah mengenalnya dari dulu . “mwo? Jadi kau ?” kata Min Jae, “ ne, maybe, tapi aku bingung dengan perasaanku sekarang Min Jae “ rengekku . “ahh, kau ini polos dan lugu sekali ya Eun Ri?” katanya sambil terkekeh . “hah? Apa maksudmu aku polos dan lugu?” , “ iya, kau itu polos sekali, apakah kau baru merasakan jatuh cinta? ” , “apa ? mana mungkin sih ?!” , “ aku tau Eun Ri, kau belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta,dan sekaranglah kau baru merasakan jatuh cinta, menurutku itu wajar-wajar saja” , “ tapi Min Jae, gak wajar kalau suka sama oppa kita sendiri kan ?!” , “kau ini, pura-pura babo apa memang benar-benar phabo ?” , “apa maksudmu Min Jae” , “ ihhh, aku gemas denganmu ! kan tadi kau bilang sendiri bahwa kau dan Donghae oppa itu kan bukan saudara kandung ! dan wajar saja kau bisa jatuh cinta kepadanya karena, kan kalian dari kecil sampai sekarang selalu bersama !” kata Min Jae . “benar juga ya ?” kataku . “aishh, kau ini ! tidak tahu sama sekali yang namanya cinta !” kata Min Jae . “mianhae, kan baru pertama kali, first gitu . Tapi bagaimana dengan si Jessica itu ?” kataku . “haah, apa susahnya sih tinggal bilang perasaanmu yang sesungguhnya ke Donghae oppa” , “ tapi, tidak segampang itu Min Jae-ah “ , “ Haah, daripada kau menyesal nantinya, aduh kau ini ayolah Fighting !” kata Min Jae . Aku hanya tersenyum . “hmm, tapi ......... sekarang aku harus bagaimana ?” kataku bingung harus melakukan apa . “ aish, sekarang kau pulang dan selesaikan semuanya dengan Donghae oppa, agar kau tau bagaimana perasaanmu dan dia “ kata Min Jae . “ gomawoyo atas semuanya Min Jae, aku pulang dulu ya? “ kataku pamit . “ mau kuantar ? “ kata Min Jae . “ Aniyo “ kataku . “ne, hati-hati dijalan ya, dan aku akan selalu mendukungmu Eun Ri “ katanya . Aku hanya tersenyum dan pergi meninggalkannya .
Eun Ri P.O.V. End
Donghae P.O.V.
Kemana sih perginya Eun Ri ? aku khawatir, kenapa sekarang dia belum pulang-pulang juga ? katanya ada janji dengan Min Jae tapi kenapa lama sekali . Apalagi, sekarang hujan turun dengan deras . Aku tidak bisa tenang memikirkannya . Aku kan juga ingin menjelaskan semuanya, bahwa kalung itu bukan dariku tapi dari Dong Joon tapi gara-gara Dong Joon menyuruhku memberikkannya ke Jessica, semuanya jadi salah paham beginikan ?! Akhh, awas kau Dong Joon !
Aku mondar-mandir didalam kamar menunggu kapan Eun Ri datang, sambil memegang kotak kecil berwarna sapphire blue yang berisi kalung untuk Eun Ri . Yang tadinya ingin kuberikan kepadanya, eh tapi dia malah pergi . Daripada mondar-mandir aku susul saja dia ke rumah Min Jae . Lalu aku turun kebawah bergegas pergi menuju rumah Min Jae . Tapi, saat aku ingin membuka pintu, tiba-tiba saja sudah ada orang yang terlebih dahulu membukanya . ‘CKLEK’ pintu pun terbuka dan betapa terkejutnya aku melihat Eun Ri datang dengan basah kuyup dan menggigil karena kehujanan . “ oppa “ katanya lemah . Dan tiba-tiba dia terjatuh begitu saja, untungnya aku langsung menahan tubuhnya yang ingin terjatuh . “ Ahjumma “ panggilku . “ ne, ada apa tuan muda, tolong ambilkan air dingin dan kompres dan juga handuk, lalu bantu Eun Ri menggantikan pakaiannya ya ahjumma “ kataku . Dan aku langsung menggendong Eun Ri menuju ke kamarnya .
Di kamarnya,, Ahjumma telah menggantikan pakaian Eun Ri yang basah dengan yang baru . Karena mana mungkin aku yang menggantikannya karena aku ini kan seorang laki-laki . “ sudah tuan muda” kata ahjumma . Aku langsung masuk kamar Eun Ri . Terlihat Eun Ri masih belum sadar . Aku memegang kepalanya dan dapat kurasakan panas tubuhnya menaik . Lalu aku mengkompres kepalanya . ‘Ya Tuhan semoga Eun Ri bisa cepat sadar dan panasnya menurun‘ . Aku hanya menggenggam tangannya . Sampai akhirnya aku terlelap tidur disampingnya .
“ oppa “ kata seseorang dengan keras dan aku langsung tersadar dari tidurku .”ahh, Eun Ri “ kataku . Aku melihatnya, ternyata dia hanya mengigau . Aku tersenyum dan lalu mengusap-ngusap kepalanya dengan lembut agar dia bisa kembali tertidur dengan nyenyak .
Keesokkan paginya . . . .
“oppa” kata seseorang dan aku tau pasti itu suara Eun Ri . Akupun bangun dari tidurku . “akh, Eun Ri kau sudah bangun” kataku . “ne” katanya dengan suara agak parau . Lalu aku menempelkan dahiku ke dahinya . “ Eun Ri, sepertinya panasmu sudah turun” kataku . “ o. oppa “ katanya yang terdengar terbata-bata . Lalu aku menjauhkan dahiku dari dahinya, terlihat wajahnya yang bersemu merah aku suka melihatnya, menurutku dia terlihat lebih manis. “ hmm, appa dan amma kemana?” kata Eun Ri . “ oh, mereka pergi ke Jeju untuk urusan bisnis mereka “ . Eun Ri hanya mengangguk . “ Eun Ri, apa kau mau makan sekarang ? ” kataku . “ne” katanya . “ ya sudah, tunggu sebentar oppa ambilkan ya ? ” kataku dan bergegas pergi kedapur . Aku mengambilkannya bubur yang baru selesai dimasakkan oleh ahjumma . “ Nah, ayo kau harus makan Eun Ri “ kataku. Dia hanya diam mungkin karena kehujanan tadi malam jadi dia terlihat lemas . “Biar aku makan sendiri oppa “ katanya . “ Aniyo ! biar oppa yang menyuapimu, ! kau kan sedang sakit “ kataku menolak untuk dia memakannya sendiri . Dia hanya tersenyum . “ Ya sudah ,,, Aaaa “ katanya dengan mulut yang sudah terbuka . Akupun menyuapinya .
Donghae P.O.V End .
Eun Ri P.O.V.
Ya ampun, Donghae oppa menyuapiku makan . Aduh, jantungku malah berdetak tidak karuankan sekarang ! . “ oppa, aku sudah kenyang “ kataku . “ne” katanya dan berhenti menyuapiku . “ oppa, aku mau main sama oppa “ rengekku manja . “ main ? “ , “ ne “ , “ tapi kau kan belum sembuh “ , “ sudah kok, oppa ! “ , “ tapi, kamu mau main apa sih princess ? pasti kumatnya kambuh deh “ , “ hehe, yah, jalan-jalan gitu lho, tapi aku mau seharian ini main sama oppa berdua ! “ , “ ah, mau kemana sih chagi? “ , “ kemana saja yang seru, mau yah ? hehehe “ , “ hah, kau ini, selalu saja membuat oppa tidak bisa menolaknya “ , “ berarti oppa mau ya ? “ , “ ne, tapi kau mandi dulu, dan harus dandan yang cantik dan manis ya princess “ , “ Oke, oppa juga lho ! harus wangi ! “ , “ ne “ kata Donghae oppa sambil mencubit pipiku dengan gemas . “ Aww, oppa sakit “ kataku sambil cemberut . “ hehehe, habis kau bikin oppa gemas “ katanya dan sekarang dia malah mencubit hidungku . “ oppa “ kataku dan bersiap-siap melempar bantal kearahnya tapi dia sudah lari terlebih dahulu . Dasar Donghae oppa !
Eun Ri P.O.V End
Donghae P.O.V.
Apakah nanti adalah saat yang tepat untuk aku mengatakan semua kenyataan ini kepadanya ? Ya Tuhan, tolong bantu aku ……….. “ Haaah “ . Aku hanya mendesah .
Lalu akupun bergegas untuk mandi .
Donghae P.O.V End
Eun Ri P.O.V
Setelah selesai siap-siap akupun turun kebawah …………
“ princess kita mau kemana ? “ kata Donghae oppa yang sudah terlihat rapih dan lebih tampan dari biasanya . “ ngomong-ngomong tumben kau lebih cantik dari biasanya “ tambahnya lagi . “ aish, oppa ! hmm tapi aku gak tau mau kemana ?! “ kataku . “ hmm, kita kepantai saja ! “ kata Donghae oppa . “ hmm, bawa baju ganti donk ? “ kataku . “ne” katanya . Lalu aku dan Donghae oppa mengambil baju ganti . “ sudah ? “ katanya . “ne, ayo kita jalan” kataku .
Sesampainya dipantai ….
Aku keluar dari mobil dengan topi dikepalaku dan langsung berlari kehamparan pasir pantai yang putih . “ Waaaah, indah “ kataku sambil membentangkan tangan . Tiba-tiba saja Donghae oppa memelukku dari belakang dan menaruh dagunya di pundakku . “ kau senang sekali ya ? “ kata Donghae oppa . ‘ deg ‘ kenapa oppa memelukku, aduh bisa-bisa wajahku memerah . “ Iiih, oppa main peluk-peluk, dasar oppa ganjen ! “ kataku mencoba melepas pelukkannya . “ apa kau bilang ? “ kata Donghae oppa . “ ne, oppa ganjen ! “ kataku . Lalu tiba-tiba Donghae oppa menyipratkan air laut kearahku . “ Aaahh, oppa asin tau airnya ! “ kataku . “ Itu balasan karena kau bilang oppa seperti itu dan ,,, air laut rasanya memang asin tidak ada yang manis kecuali oppa “ katanya dengan bangga . Akupun mencipratkan air kearahnya . “ Hiyaaa, kau terlalu narsis ! “ kataku . Lalu kami jadi bermain ciprat-cipratan air . ‘ Byuuurr ‘ Donghae oppa menyipratkan air laut kearahku, tapi air laut itu malah mengenai mataku . “ Akhh, oppa mataku perih ! “ kataku sambil menahan perihnya mataku yang terkena air laut . Tiba-tiba Donghae oppa mendekat kearahku entah apa yang ingin dia lakukan . Tapi aku shock, ternyata Donghae oppa malah mengecup mataku . “ mianhae princess “ katanya dan kembali mengecup mataku . Ahh, rasanya aku ingin mati saja, daripada tahu mukaku memerah dan panas seperti tomat sekarang ! “ oppa, sudahlah “ kataku . Donghae oppa memelukku . Lalu dia melepaskan pelukkannya . “ hmm, princess ayo kita renang “ kata Donghae oppa . “ apa oppa lupa, aku tidak bisa berenang karena trauma “ kataku . “ oh, iya, tapi, ayolah tidak usah dalam-dalam dipinggir saja “ kata Donghae oppa . “ andwae, kalau mau sendiri saja “ kataku dengan wajah jutek . “ aish, ayolah chagi, berenang bersama, nanti oppa tuntun ayolah chagi “ katanya sambil merengek . “ Aish, oppa aku masih takut ! Pokoknya sekali nggak, tetap nggak ! “ kataku lalu memalingkan wajahku . “ Kau ini ! “ kata Donghae oppa . Lalu tiba-tiba saja Donghae oppa menggendongku . “ Aishhh, oppa turun kan aku, aku takut ! “ kataku . “ Biarin, “ kata Donghae oppa dan dia malah menggendongku sampai terngah-tengah air laut . “ Nah, sekarang kau boleh turun “ kata Donghae oppa . “ Andwae ! “ kataku masih berpegangan ke pundaknya . “ Beraaat chagiya “ kata Donghae oppa . “ biarin itu resiko ! “ kataku . Tapi tiba-tiba saja Donghae oppa menurunkanku, air laut sudah mencapai sedada ku . “ Aishhh oppa !!! “ kataku .” tenang princess, dia gak tenggelamin kamu kok “ kata Donghae oppa . “ tapi tetap saja takut “ kataku . Dan Donghae oppa pun langsung memelukku erat . “ Tidak usah takut princess, karena oppa akan selalu ada disampingmu “ kata Donghae oppa . Akupun lalu membalas pelukkan Donghae oppa . Entah kenapa setelah Donghae oppa bilang seperti itu kepadaku, aku merasa tidak takut lagi berada ditengah-tengah air laut ini . “ oppa, kita kembali ke pantai saja, aku sudah kedinginan “ kataku . “ ne “ kata Donghae oppa .
Setelah kami sampai ditengah pasir pantai aku dan Donghae oppa mengganti pakaian kami yang basah di tempat ganti yang kebetulan ada disana . “ Oppa, kita makan yuk aku sudah lapar “ kataku sambil memegangi perutku yang sudah keroncongan . “ kajja “ katanya . Sesampainya disana kami makan bersama dengan menu tentunya seafood . “ oppa, aku ingin lobsternya “ kataku . “ ini, Aaa “ kata Donghae oppa sambil menyuapiku . “hmm, nyem, nyem “ . “ Ini, oppa juga harus coba “ kataku sambil menyuapinya . “hmm,“ . “ Eun Ri, ada saus dimulutmu “ kata Donghae oppa lalu mengelapnya dengan tangannya . Aku hanya tersenyum, rasanya senang sekali aku hari ini . Selesai makan, aku dan oppa mencari kerang-kerang yang terdampar di pasir pantai, sambil menunggu pemandangan sunset disore hari ini . “ Oppa, lihat ! sunsetnya indah ya ? “ kataku . “ne” jawabnya singkat . Akupun tidak mau melewatkan kesempatan itu, aku menyuruh Donghae oppa untuk memotoku bersama indahnya pemandangan sunset .
Selesai melihat pemandangan sunset, hari berganti menjadi malam . Aku dan Donghae oppa masih terdiam duduk dipinggir pantai dengan posisi aku menyandarkan kepalaku di bahu Donghae oppa . Suasana pun hening . Akupun mencoba memecah keheningan tersebut . “ Oppa, hari ini aku senang sekali “ kataku . “ benarkah ? waeyo ? “ kata Donghae oppa . “ senang saja, seharian bisa bersama oppa “ kataku . Kulihat Donghae oppa hanya terdiam lalu dia mendesah . “ Eun Ri “ panggil Donghae oppa . “ ne “ jawabku . “ sepertinya, sekarang oppa ……… tidak bisa menjadi oppa mu seperti yang dulu lagi “ kata Donghae oppa . Aku yang mendengarnya langsung mendongakkan kepalaku dari bahunya . “ mwo ? waeyo oppa ? apa oppa membenciku dan tidak menyukaiku sebagai yeodongsaengmu lagi ? “ kataku tertunduk . “ bukan, tapi ……. “ kata Donghae oppa terhenti, dia menatap kearah laut . “ Tapi apa ? “ kataku mencoba menahan tangisku . “ karena keadaan yang sekarang inilah aku jadi tidak bisa menerimamu menjadi Eun Ri dongsaengku, melainkan menerimamu menjadi yeojachinguku Kim Eun Ri “ kata Donghae oppa . Aku yang mendengarnya kaget, dan entah kenapa aku menitihkan air mataku . “ oppa “ kataku pelan . “ hmm, Eun Ri, would you be my girlfriend ? “ kata Donghae oppa . “ I’m sorry oppa ” kataku mencoba menahan air mataku . Donghae oppa hanya mendesah . “ I’m sorry oppa I can’t reject it “ kataku tersenyum menatapnya . Donghae oppa yang mendengarnya kaget dan bercampur senang . “ chagi gomawo “ katanya dan memelukku . Lalu aku melihat Donghae oppa mencoba mengeluarkan sesuatu dari kontong celananya . “ Hmm, ini untukmu “ kata Donghae oppa memberikanku kotak kecil berwarna sapphire blue . “ apa ini ? “ kataku . “ buka saja dulu “ kata Donghae oppa . Dan aku membukannya .Akupun terkejut, melihatnya, didalamnya terdapat kalung dengan liontin lumba-lumba yang membentuk gambar ♥
. “ oppa, ini indah dan lucu “ kataku . Lalu Donghae oppa memasangkan kalung itu ke leherku dan lalu mengecup leher ku, dapat kurasakan hembusan nafasnya ditelingaku . “ Akh, oppa geli ... “ kataku . “ hehehe “ dia hanya cengar-cengir tidak jelas sambil memelukku dari belakang . Lalu dia menatap mataku lekat-lekat . Dan diapun mendekatkan tubuhnya kearahku, dan aku melihat wajahnya sudah mendekati wajahku, aku hanya bisa menutup mataku . Dan perlahan, aku merasakan bibirnya mengkecup bibirku dengan lembut . Lalu perlahan dia menjauhkan bibirnya . “ I love you more everything and anything my princess “ kata Donghae oppa . “ Me too my prince “ kataku dengan senyum kebahagiaan . Sekarang, aku merasa sangat bahagia bersama dengannya . My First love to the end my love ….
End ………………..
Haaah, akhirnya bisa buat twoshot story, padahal tadinya mau dijadiin cerpen or oneshoot story, tapi karena terlalu panjang dan banyak, jadi dibagi dua deh ……
Setelah selesai siap-siap akupun turun kebawah …………
“ princess kita mau kemana ? “ kata Donghae oppa yang sudah terlihat rapih dan lebih tampan dari biasanya . “ ngomong-ngomong tumben kau lebih cantik dari biasanya “ tambahnya lagi . “ aish, oppa ! hmm tapi aku gak tau mau kemana ?! “ kataku . “ hmm, kita kepantai saja ! “ kata Donghae oppa . “ hmm, bawa baju ganti donk ? “ kataku . “ne” katanya . Lalu aku dan Donghae oppa mengambil baju ganti . “ sudah ? “ katanya . “ne, ayo kita jalan” kataku .
Sesampainya dipantai ….
Aku keluar dari mobil dengan topi dikepalaku dan langsung berlari kehamparan pasir pantai yang putih . “ Waaaah, indah “ kataku sambil membentangkan tangan . Tiba-tiba saja Donghae oppa memelukku dari belakang dan menaruh dagunya di pundakku . “ kau senang sekali ya ? “ kata Donghae oppa . ‘ deg ‘ kenapa oppa memelukku, aduh bisa-bisa wajahku memerah . “ Iiih, oppa main peluk-peluk, dasar oppa ganjen ! “ kataku mencoba melepas pelukkannya . “ apa kau bilang ? “ kata Donghae oppa . “ ne, oppa ganjen ! “ kataku . Lalu tiba-tiba Donghae oppa menyipratkan air laut kearahku . “ Aaahh, oppa asin tau airnya ! “ kataku . “ Itu balasan karena kau bilang oppa seperti itu dan ,,, air laut rasanya memang asin tidak ada yang manis kecuali oppa “ katanya dengan bangga . Akupun mencipratkan air kearahnya . “ Hiyaaa, kau terlalu narsis ! “ kataku . Lalu kami jadi bermain ciprat-cipratan air . ‘ Byuuurr ‘ Donghae oppa menyipratkan air laut kearahku, tapi air laut itu malah mengenai mataku . “ Akhh, oppa mataku perih ! “ kataku sambil menahan perihnya mataku yang terkena air laut . Tiba-tiba Donghae oppa mendekat kearahku entah apa yang ingin dia lakukan . Tapi aku shock, ternyata Donghae oppa malah mengecup mataku . “ mianhae princess “ katanya dan kembali mengecup mataku . Ahh, rasanya aku ingin mati saja, daripada tahu mukaku memerah dan panas seperti tomat sekarang ! “ oppa, sudahlah “ kataku . Donghae oppa memelukku . Lalu dia melepaskan pelukkannya . “ hmm, princess ayo kita renang “ kata Donghae oppa . “ apa oppa lupa, aku tidak bisa berenang karena trauma “ kataku . “ oh, iya, tapi, ayolah tidak usah dalam-dalam dipinggir saja “ kata Donghae oppa . “ andwae, kalau mau sendiri saja “ kataku dengan wajah jutek . “ aish, ayolah chagi, berenang bersama, nanti oppa tuntun ayolah chagi “ katanya sambil merengek . “ Aish, oppa aku masih takut ! Pokoknya sekali nggak, tetap nggak ! “ kataku lalu memalingkan wajahku . “ Kau ini ! “ kata Donghae oppa . Lalu tiba-tiba saja Donghae oppa menggendongku . “ Aishhh, oppa turun kan aku, aku takut ! “ kataku . “ Biarin, “ kata Donghae oppa dan dia malah menggendongku sampai terngah-tengah air laut . “ Nah, sekarang kau boleh turun “ kata Donghae oppa . “ Andwae ! “ kataku masih berpegangan ke pundaknya . “ Beraaat chagiya “ kata Donghae oppa . “ biarin itu resiko ! “ kataku . Tapi tiba-tiba saja Donghae oppa menurunkanku, air laut sudah mencapai sedada ku . “ Aishhh oppa !!! “ kataku .” tenang princess, dia gak tenggelamin kamu kok “ kata Donghae oppa . “ tapi tetap saja takut “ kataku . Dan Donghae oppa pun langsung memelukku erat . “ Tidak usah takut princess, karena oppa akan selalu ada disampingmu “ kata Donghae oppa . Akupun lalu membalas pelukkan Donghae oppa . Entah kenapa setelah Donghae oppa bilang seperti itu kepadaku, aku merasa tidak takut lagi berada ditengah-tengah air laut ini . “ oppa, kita kembali ke pantai saja, aku sudah kedinginan “ kataku . “ ne “ kata Donghae oppa .
Setelah kami sampai ditengah pasir pantai aku dan Donghae oppa mengganti pakaian kami yang basah di tempat ganti yang kebetulan ada disana . “ Oppa, kita makan yuk aku sudah lapar “ kataku sambil memegangi perutku yang sudah keroncongan . “ kajja “ katanya . Sesampainya disana kami makan bersama dengan menu tentunya seafood . “ oppa, aku ingin lobsternya “ kataku . “ ini, Aaa “ kata Donghae oppa sambil menyuapiku . “hmm, nyem, nyem “ . “ Ini, oppa juga harus coba “ kataku sambil menyuapinya . “hmm,“ . “ Eun Ri, ada saus dimulutmu “ kata Donghae oppa lalu mengelapnya dengan tangannya . Aku hanya tersenyum, rasanya senang sekali aku hari ini . Selesai makan, aku dan oppa mencari kerang-kerang yang terdampar di pasir pantai, sambil menunggu pemandangan sunset disore hari ini . “ Oppa, lihat ! sunsetnya indah ya ? “ kataku . “ne” jawabnya singkat . Akupun tidak mau melewatkan kesempatan itu, aku menyuruh Donghae oppa untuk memotoku bersama indahnya pemandangan sunset .
Selesai melihat pemandangan sunset, hari berganti menjadi malam . Aku dan Donghae oppa masih terdiam duduk dipinggir pantai dengan posisi aku menyandarkan kepalaku di bahu Donghae oppa . Suasana pun hening . Akupun mencoba memecah keheningan tersebut . “ Oppa, hari ini aku senang sekali “ kataku . “ benarkah ? waeyo ? “ kata Donghae oppa . “ senang saja, seharian bisa bersama oppa “ kataku . Kulihat Donghae oppa hanya terdiam lalu dia mendesah . “ Eun Ri “ panggil Donghae oppa . “ ne “ jawabku . “ sepertinya, sekarang oppa ……… tidak bisa menjadi oppa mu seperti yang dulu lagi “ kata Donghae oppa . Aku yang mendengarnya langsung mendongakkan kepalaku dari bahunya . “ mwo ? waeyo oppa ? apa oppa membenciku dan tidak menyukaiku sebagai yeodongsaengmu lagi ? “ kataku tertunduk . “ bukan, tapi ……. “ kata Donghae oppa terhenti, dia menatap kearah laut . “ Tapi apa ? “ kataku mencoba menahan tangisku . “ karena keadaan yang sekarang inilah aku jadi tidak bisa menerimamu menjadi Eun Ri dongsaengku, melainkan menerimamu menjadi yeojachinguku Kim Eun Ri “ kata Donghae oppa . Aku yang mendengarnya kaget, dan entah kenapa aku menitihkan air mataku . “ oppa “ kataku pelan . “ hmm, Eun Ri, would you be my girlfriend ? “ kata Donghae oppa . “ I’m sorry oppa ” kataku mencoba menahan air mataku . Donghae oppa hanya mendesah . “ I’m sorry oppa I can’t reject it “ kataku tersenyum menatapnya . Donghae oppa yang mendengarnya kaget dan bercampur senang . “ chagi gomawo “ katanya dan memelukku . Lalu aku melihat Donghae oppa mencoba mengeluarkan sesuatu dari kontong celananya . “ Hmm, ini untukmu “ kata Donghae oppa memberikanku kotak kecil berwarna sapphire blue . “ apa ini ? “ kataku . “ buka saja dulu “ kata Donghae oppa . Dan aku membukannya .Akupun terkejut, melihatnya, didalamnya terdapat kalung dengan liontin lumba-lumba yang membentuk gambar ♥
End ………………..
Haaah, akhirnya bisa buat twoshot story, padahal tadinya mau dijadiin cerpen or oneshoot story, tapi karena terlalu panjang dan banyak, jadi dibagi dua deh ……
So, menurut kalian gimana ? biasa ya ? hmm jujur, aku susah buat genre roman, keseringan fantasy sie, tapi udah diusahain kok, oh ya, komen ya, bagi yang punya blog juga follow blog saya ok ? haha #promo .
maaf ya, bila telat .... sekali lagi maaf, karena kemarin blog saya error gak jelas huhu... mian sekali lagi ....
maaf ya, bila telat .... sekali lagi maaf, karena kemarin blog saya error gak jelas huhu... mian sekali lagi ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar